Kembali ke Beranda
Advetorial

Bupati Syarwani Sampaikan LKPj 2025 dan 7 Ranperda Strategis dalam Rapat Paripurna

Ditulis oleh Admin Utama Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WITA
Foto Berita

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun 2026 di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan, Senin (30/3/2026).

Dalam agenda tersebut, Bupati Syarwani didampingi oleh Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., serta dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Bulungan, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Selain penyampaian LKPj, rapat ini juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk mengajukan Nota Penjelasan terhadap 7 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Bulungan Tahun 2026.

Daftar 7 Ranperda Kabupaten Bulungan Tahun 2026Dalam nota penjelasannya, Bupati Syarwani menitipkan tujuh usulan regulasi daerah yang akan dibahas bersama legislatif. Adapun ketujuh Ranperda tersebut meliputi:

Ranperda Kebun Raya Bundayati Bulungan: Upaya penguatan landasan hukum untuk pengelolaan kebun raya sebagai pusat konservasi dan edukasi.

Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bulungan: Penyesuaian struktur organisasi pemerintahan daerah agar lebih efektif.

Ranperda Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah: Regulasi untuk mendorong ekosistem inovasi dalam pembangunan daerah.

Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi: Instrumen untuk menarik minat investor dan memperbaiki iklim investasi di Bulungan.

Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Milik Daerah: Penyempurnaan tata kelola aset agar lebih akuntabel dan memberikan manfaat maksimal.

Ranperda tentang Pemberian Bantuan kepada Partai Politik: Ketentuan mengenai tata cara dan mekanisme bantuan keuangan untuk penguatan demokrasi.

Ranperda atas Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD): Penyesuaian aturan mengenai peran dan fungsi BPD dalam tata kelola desa.Capaian Makro dan Pembangunan 2025

Bupati Syarwani juga memaparkan sejumlah capaian makro ekonomi yang menggembirakan. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bulungan tahun 2025 tercatat sebesar Rp 26,61 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 22,70 triliun. Pertumbuhan ekonomi Bulungan mencapai 5,40 persen, angka ini melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.Selain ekonomi, sektor kualitas hidup masyarakat juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 74,53 , seiring dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 7,26 persen dan penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 4,14 persen.“Setiap pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah, pimpinan dan seluruh anggota DPRD, serta dukungan seluruh elemen masyarakat,” pungkas Syarwani.

Kembali ke Halaman Utama